Sabtu, 17 November 2012

Orang Lampung Ikut Bangun Candi Borobudur


KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES

Dosen Program Studi Seni Tari FKIP Universitas Lampung (Unila), Hasyimkan, menyatakan sebagian masyarakat Lampung turut membangun Candi Borobudur sehubungan adanya relief gamolan di salah satu bagiannya.

"Hal itu tentu mengisyaratkan pembangunan salah satu keajaiban dunia tersebut tidak bisa dilepaskan dari campur tangan orang Lampung," kata dia di Blambangan Umpu, yang berada sekitar 200 km utara Kota Bandar Lampung, Selasa (17/1/2012).

Secara antropologi atau kebudayaan, gamolan menurutnya juga terdapat di Lampung. Akan tetapi secara arkeologi, gamolan terpahat di Candi Borobudur pada abad ke-8 Masehi.

Hasyimkan menambahkan, dari sudut pandang sejarah, gamolan merupakan alat ritual keagamaan dan keadatan karena terdapat di Candi Borobudur.

"Tetapi dalam perkembangannya, alat musik dari bambu tersebut digunakan untuk kegiatan lebih populer sebagaimana yang disampaikan oleh peneliti gamolan dari Monash University, Australia, Margaret J Kartomi," kata dia lagi.

Ia melanjutkan, setelah pagelaran gamolan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Lampung mendapatkan rekor dari Museum Rekor Indonesia-Dunia (MURI), pencapaian lain yang ingin dicapai atas alat musik tradisional yang ditemukan di dua kabupaten di Provinsi Lampung, yakni Waykanan dan Lampung Barat, itu ialah penyeteman nada.

Pencapaian lainnya adalah pengesahan instrumen gamolan Lampung oleh pakar dari Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dan Solo, lalu dari Monash University Australia dan Michigan University Amerika.

Selanjutnya adalah penyebaran gamolan melalui guru-guru seni dan sejarah di seluruh Provinsi Lampung serta diikutkan dalam kegiatan-kegiatan festival dan pergelaran, baik skala lokal, nasional, maupun internasional.

Hasyimkan menambahkan, selain gamolan yang menunjukkan keterkaitan antara Lampung dan Borobudur, motif-motif mengenai antropologi Borobudur juga banyak ditemukan di Lampung.

"Antara lain stupa, mandala, kapal, dan motif pucuk rebung sebagaimana tinjauan dosen Sejarah Universitas Lampung, Henry Susanto," kata dia.

Menurut himpunan informasi, Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, yang terdiri dari tiga bagian, yakni Kamadatu, Rupadatu, dan Arupadatu. Sementara itu di Kabupaten Waykanan, Lampung, terdapat satu marga dan kecamatan yang bernama Baradatu.
ANT

www.lintas-copas.blogspot.com