Rabu, 21 November 2012

Pengkhianatan dari Jakarta

Pada tanggal 25 Oktober 1945, Pasukan Inggris Brigade 49 dibawah komando Jenderal Mallaby merapat di Pelabuhan Surabaya dengan Kapal HMS Waveney. Dengan hanya berkekuatan 4.000 tentara infantri, mereka memasuki kota Surabaya yang dikuasai oleh 20.000 anggota TKR dan setidaknya 100.000 milisi bersenjata.

Dengan perantara Perwira Intelejen (sebagian sumber menyebut Kapten Douglas MacDonald namun ada pula yang menyebut Mayor Lewis Pugh), Jenderal Mallaby berhasil membuat kesepakatan dengan Pemimpin Kota Surabaya, Moestopo.

Diperoleh kesepakatan bahwa Jenderal Mallaby takkan melibatkan NICA dalam mengevakuasi tawanan tentara Jepang, TKR diperbolehkan membawa senjata dan mengorganisir milisi bersenjata, TKR dan Pasukan Jenderal Mallaby bekerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta sepakat untuk membentuk sebuah komite kerja sama.

Awalnya, semua berjalan sesuai kesepakatan hingga pada tanggal 27 Oktober 1945, sebuah pesawat Dakota dari Jakarta menyebarkan pamflet yang isinya memerintahkan seluruh TKR dan milisi harus menyerahkan senjatanya dalam waktu 48 jam.

Pamflet itu membuat kemarahan TKR dan milisi bersenjata mulai muncul. Jenderal Mallaby sendiri juga marah karena ia merasa seperti diumpankan di Surabaya, alias dikhianati oleh Jakarta.

Pamflet dari Jakarta tersebut ditandatangani oleh Jenderal Douglas Hawthorn dari Devisi ke-23 yang bermarkas di Jakarta. Jenderal Hawthorn sangat berbeda dibanding Jenderal Mallaby yang cerdas dan lebih suka dialog daripada perang. Jenderal Hawthorn tidak disukai oleh anak buahnya dan gemar mempraktekkan hedonisme. Ya, hedonisme. H E D O N I S M E.

Apakah gaya hidup hedonis dari Jenderal Hawthorn membuat ia mudah dibujuk untuk megumpankan Jenderal Mallaby? Entahlah. Hingga kini kematian Jenderal Mallaby pun masih misteri. Yang pasti, pemerintah pusat di Jakarta saat ini juga sedang mempertontonkan gaya hidup hedonis. Sebuah gaya hidup yang membuat manusia tega mengorbankan siapapun tanpa pandang bulu …
Alifadian Yuhaniz

www.lintas-copas.blogspot.com