Senin, 05 November 2012

Ternyata Christophorus Columbus Bukan Penemu Amerika!


Christophorus ColumbusSampai sekarang saya masih bingung kenapa Columbus dikatakan sebagai orang hebat, terutama dalam kapasitasnya sebagai penemu benua Amerika.


Terlepas dari kemunculan ilmu sejarah ataupun antropologi yang memang diklaim sebagai milik bangsa Eropa, tapi kisah Columbus tetap masih penuh tanda tanya. Inilah beberapa fenomena yang harus kita telaah.


Pertama, jauh sebelum Columbus mendarat di benua Amerika pada tanggal 12 Oktober 1492, bangsa Viking terlebih dahulu datang di benua Amerika dan mendirikan sebuah koloni yang bernama L’Anse aux Meadowspada abad ke-11. Begitu pula bangsa Asia (Mongolia dan China) telah pula menyeberangi selat Bering, jauh sebelum adanya peradaban manusia. Bahkan telah mendarat terlebih dahulu puluhan penjelajah Asia menuju benua Amerika baik melalui samudera Atlantis maupun Pasifik.



Kedua, pelayaran Columbus menuju India pada tanggal 3 Agustus 1492 mengarah ke barat, hal ini sangat bertentangan dengan informasi dari Bartolomeu Dias, yang telah mengunjungi Tanjung Harapan di Afrika pada 1488, bahwa India berada di sebelah timur Afrika. Dan “hebatnya” setelah Columbus mendarat di Amerika, ia mengira telah menemukan daratan India. Maka dengan sangat yakinnya ia sapa orang-orang pribumi itu dengan sebutan “orang-orang India” yang sampai sekarang disebuat Indian (maksudnya adalah orang-orang India).

Ketiga, berdasarkan fakta perjalanan Vasco da Gama yang mendarat di India pada 20 Mei 1498 telah meruntuhkan keyakinan orang-orang Eropa tentang penemuan Columbus. Ditambah lagi pada 1502, dalam perjalanannya (baca=pendaratan) yang kedua (pendaratan pertama pada tahun 1499) di daratan benua Amerika, ia menemukan bahwa Amerika Selatan memanjang ke selatan lebih jauh daripada yang diperkirakan oleh orang Eropa saat itu, dan menyimpulkan bahwa ini bukanlah India, melainkan sebuah benua baru. Pada 1507, Martin Waldseemüller menerbitkan sebuah peta dunia dan memberi benua baru ini nama “Amerika” menurut Amerigo Vespuci . Dan Vespuci pulalah yang telah menamakan Benua Amerika sesuai dengan namanya, Amerigo.

Keempat, berdasarkan etimologi kata “menemukan” artinya adalah mendapatkan sesuatu yang belum ada sebelumnya. Ini sebetulnya yang apling fatal dalam sejarah penemuan di dunia. Bagaimana Columbus bisa dikatakan sebagai seorang penemu, kalau di Amerika sendiri sudah penduduknya dengan peradaban yang sungguh luar biasa pada masa itu? Apalagi telah banyak penjelajah-penjelajah lain yang “menemukan” terlebih dahulu.

Yusuf Dwiyono/kompas



www.lintas-copas.blogspot.com